Thursday, March 15, 2012

Banyak Makan Buah Dan Sayur Ampuh tangkal penyakit Deneratif

Sumber: Detikhealthy.

Jakarta, Semua penyakit degeneratif disebabkan oleh induk yang sama, yaitu ketidakseimbangan metabolisme atau metabolic syndrome. Mencukupi kebutuhan asupan sayur dan buah untuk tubuh adalah salah satu cara menangkal penyakit ini.

Jumlah kematian akibat penyakit jantung menurut data WHO sebanyak 17,2 juta orang per tahun. Di negara berkembang seperti Indonesia, jumlahnya meningkat sebesar 137 persen. Peningkatan ini sangat erat kaitannya dengan meningkatnya konsumsi makanan cepat saji, junk food, dan polusi perkotaan.

Industri makanan sering dituding sebagai pemicu buruknya kebiasaan makan dan gaya hidup tak sehat, terutama produsen makanan cepat saji. Makanan cepat saji banyak mengandung lemak, daging merah, juga kalori yang tinggi. Kesemuanya meningkatkan risiko penyakit degeneratif, yaitu penyakit menurunnya fungsi tubuh dari waktu ke waktu. Contoh penyakit degeneratif antara lain adalah penyakit jantung, stroke, diabetes, osteoartritis, alzheimer hingga kanker.

Penyakit ini memang erat kaitannya dengan gaya hidup ala barat. Melihat kenaikan penyakit degeneratif selama beberapa tahun terakhir, para peneliti di barat pun mulai melirik pengobatan dan gaya hidup sehat ala timur.

"Kesemua penyakit degeneratif ini disebabkan oleh induk yang sama, yaitu ketidakseimbangan metabolisme atau metabolic syndrome. Penelitian di Barat saat ini mulai beralih melihat pengobatan timur. Ilmuwan di sana menemukan bahwa penyakit degeneratif ini disebabkan kurangnya konsumsi buah dan sayur. Peneliti mulai meyakini makanan yang dimakan setiap hari mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan," kata Frederik S. Waworuntu, M.Sc.HH, master of science in holistic health dan pakar netropati dalam acara pra seminar 'Ibu dan Penyakit Degeneratif' di Pusat Smart Life, Arcade Shop Ruko Podomoro City, Jakarta (15/3/2012).

Awalnya para ilmuwan di barat mengembangkan suplemen sintetis seperti suplemen vitamin. Namun akhirnya mereka menemukan bahwa makanan itu mengandung makronutrient (seperti karbohidrat, lemak, protein) dan mikronutrient (vitamin dan mineral) juga ada zat non gizi yang penting fungsinya. Zat non gizi ini adalah zat semacam fitochemical seperti beta karoten, klorofil, fikosianin dan lain-lain.

"Klorofil atau zat hijau daun bisa menangkap racun dari lemak dan air. Sedangkan fikosianin atau zat warna hijau biru bisa menangkap logam berat beracin dari tubuh. Kemampuan ini tidak dimiliki oleh obat apapun. Zat-zat non gizi ini banyak terdapat dalam buah, sayur, dan beberapa jenis ganggang," kata Frederik.

Lebih lanjut lagi, Frederik juga menjelaskan bahwa industri suplemen di Amerika Serikat sudah mulai beralih dari suplemen vitamin sintetis menjadi suplemen makanan atau disebut juga functional food. Dengan adanya suplemen ini, diharapkan dapat mencukupi kebutuhan asupan sayur dan buah yang banyak dibutuhkan tubuh. Karena berbentuk suplemen makanan, maka konsumsinya tidak seperti obat. Tubuh boleh memakan berapa saja yang dibutuhkan tanpa efek samping berbahaya.

========================================================== Cara Download Disini
Download Dengan Torrent
Request game
Link Rusak Laporkan!
Suka Dengan Artikel Ini ?

 
 
Copyright © 2013. Free3allpengetahuanku - All Rights Reserved
Design by Luhur Muhammad Fatah | Powered By Blogger.com
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...